Macam Dolanan
Dolanan tradisional, terdiri dari berbagai macam jenis. Biasanya dolanan tradisional dimainkan oleh dua atau lebih pemain. Permainan tersebut dimainkan ketika anak-anak pulang sekolah, ketika jam istirahat sekolah ataupun di sore hari, bahkan di malam hari ketika bulan purnama, seperti lagu di bawah ini
...Yo prakonco dolanan ning njobo
Padang bulan, bulane kaya rina
Rembulane ne sing awe awe
Ngelingake ojo podo turu sore...
Macam-macam dolanan tradisional, antara lain
...Yo prakonco dolanan ning njobo
Padang bulan, bulane kaya rina
Rembulane ne sing awe awe
Ngelingake ojo podo turu sore...
Macam-macam dolanan tradisional, antara lain
Delikan
Jalom!! Itulah kata-kata yang diucapkan ketika pemain dapat memegang tempat -biasanya dinding- penjaga. Delikan atau dalam bahasa Indonesia Petak Umpet adalah permainan yang terdiri dari 3 pemain atau lebih dengan satu penjaga. Pada awal permainan penjaga dipilih dengan cara ‘hompimpa/gambreng’ atau ‘suit’. Setelah terpilih, penjaga menjaga suatu tempat, menutup mata, menghitung dari 1 sampai 10 atau sampai 100, dan pemain lainnya bersembunyi. Setelah selesai penjaga mencari pemain lainnya, apabila menemukan pemainnya, penjaga kembali ke tempat jaganya dan berkata Jalom. Begitu juga sebaliknya apabila pemain meras aman, mereka bisa berlari menuju tempat jaga si penjaga dan berkata Jalom.
Gobak Sodor
Grobak Sodor, merupakan jenis permainan berkelompok. Permainan ini paling tidak membutuhkan delapan orang, dan terbagi menjadi dua masing-masing empat orang. Inti dari permainan adalah menghalangi lawan dan meloloskan diri dari area berbentuk persegi panjang. Aturan permainan grobak sodor adalah salah menjadi penjaga dan satu menjadi pemain, tugas penjaga adalah menghalangi langkah pemain yang akan menuju ke finish. Jika pemain berhasil mencapai garis finish maka akan mendapatakan poin. Bagi tim yang mendapatkan poin tertinggi maka akan menjadi pemenangnya.
Jamuran
Anak-anak kurang lebih 7 sampai 9 orang saling bergandengan membuat lingkaran.Ada seorang penjaga di tengah lingkaran. Lingkaran anak- anak tersebut berputar sambil bertepuk tangan dan menyanyikan
...Jamuran... jamuran... ya ge ge thok
Jamur apa ya ge ge thok
Jamur gajih mbejijih sa ara-ara
Sira mbadhe jamur apa?",
Setelah mengucapkan "Sira mbadhe jamur apa?", penjaga mengucapkan sembarang jamur misalnya Jamur Kethek Menek, maka yang lainnya harus menjadi kethek atau monyet dan segera memanjat sesuatu di sekitarnya. Apabila tidak bias memanjat atau tertangkap oleh penjaga, maka dialah yang akan menjadi penjaga selanjutnya. Selain itu ada juga Jamur Patung, Jamur Kembang, Jamur Gembok, dan lain sebagainya.
...Jamuran... jamuran... ya ge ge thok
Jamur apa ya ge ge thok
Jamur gajih mbejijih sa ara-ara
Sira mbadhe jamur apa?",
Setelah mengucapkan "Sira mbadhe jamur apa?", penjaga mengucapkan sembarang jamur misalnya Jamur Kethek Menek, maka yang lainnya harus menjadi kethek atau monyet dan segera memanjat sesuatu di sekitarnya. Apabila tidak bias memanjat atau tertangkap oleh penjaga, maka dialah yang akan menjadi penjaga selanjutnya. Selain itu ada juga Jamur Patung, Jamur Kembang, Jamur Gembok, dan lain sebagainya.
Njuk tali njuk Emping (Ular Naga)
..Njuk tali njuk emping njaluk tali jobang jabing”
Seperti permainan ular naga, dua ora membentuk terowongan, yang lain membentuk ular. Mereka berputar sambil berkeliling keluar masuk terowongan, yang tertangkap disuruh memilih menjadi anak siapa, yang mempunyai banyak anak itulah yang menang.
Seperti permainan ular naga, dua ora membentuk terowongan, yang lain membentuk ular. Mereka berputar sambil berkeliling keluar masuk terowongan, yang tertangkap disuruh memilih menjadi anak siapa, yang mempunyai banyak anak itulah yang menang.
Dhingklik Oglak-aglik
Salah satu jenis permainan tradisional anak-anak yang cara memainkannya meniru suatu bentuk bangku (dhingklik ) yang digunakan untuk duduk, yang keadaannya tidak stabil sehingga akan mudah goyah ( oglak-aglik). Permainan ini dimainkan oleh tiga, empat, atau lima anak dalam satu kelompok, yang sebaiknya seusia, sama besar, dan sama tinggi, agar dapat menjaga keseimbangan suatu bentuk dhingklik yang oglak -aglik
...Pasang dhingklik oglak-aglik,
yen kecelik adang gogik,
yu yu mbakyu mangga dhateng pasar blanja,
leh olehe napa,
jenang jagung enthok-enthok jenang jagung,
enthok-enthok jenang jagung,
enthok-enthok jenang jagung...
Lirik lagu ini dinyanyikan sepanjang permainan. Tidak menutup kemungkinan, kaitan kaki sudah terlepas ketika lagu belum selesai dinyanyikan, maka selesai sudah permainan ini.
Meskipun permainan ini tidak memerlukan perlengkapan apa pun untuk menunjang jalannya permainan, namun memerlukan tempat yang cukup luas agar terjadi keseimbangan dan kekompakan diantara para pemain dalam membentuk dhingklik
Betengan
Bentengan, mainan anak yang mempunyai aturan main yakni, area permainan terdiri dari 2 pohon yang berhadap-hadapan. Pohon tersebut dijadikan tempat basecamp masing kelompok. Tiap kelompok beranggotakan 5 orang atau lebih. Tiap kelompok salah satu orang harus memegang batang tersebut untuk memperoleh poin. Namun jika tidak mampu memegang, maka akan ditangkap oleh kelompok lawan dan akan dipenjara. Cara membebaskan yang tertangkap dengan memegang atau menarik tubuh teman yang dipenjara untuk keluar dari penjara tersebut. dan untuk menentukan pemenangnya dengan membandingkan skor nilai yang diperoleh masing-masing kelompok, dan yang paling banyak memperoleh poin akan menjadi pemenang.
Kontrakol
Dimainkan secara banyak orang dengan dua kelompok. Satu kelompok bertugas menembak badan musuhnya dengan bola tenis. Kepala tidak termasuk. Kelompok lainnya berusaha menata pecahan genting untuk disusun menjadi tumpukan rapi. Yang bertugas menyusun pecahan genting ini harus juga menghindari dari serangan bola dari musuhnya.
Pasaran
Pasaran atau dalam bahasa Indonesia masak-masakan adalah permainan yang sering dimainkan oleh anak perempuan. Permainan ini menggunakan bahan tradisional yang terbuat dari tanah liat. Biasanya dibeli pada saat ada pasar malam atau sekaten.
Bekelan
Bekelan mengandung kecepatan menangkap bola dan mengatur bekel. Setiap kali pemain melemparkan bola ke atas, sebelum bola ditangkap kembali, ia harus mengambil dan mengatur bekel yang lain sesuai urutan permainan. Jika bola jatuh berarti dia kalah.
Egrang
Egrang terbuat dari dua tongkat bambu atau kayu dengan pijakan kaki kira-kira setinggi lutut. sambil kedua tangan memegang tongkat kedua kaki memanjat pada pijakan setelah mengauasai keseimbangan, egrang dipakai berjalan sebagai perpanjangan kedua kaki.
Engklek
Merupakan permainan yang menggunangan pencahan genting dan keahlihan keseimbangan dalam melompat untuk melewati kotak satu dengan kotak yang lain. Untuk menentukan pemenangan permainan ini yang terlebih dahulu sampai ke finish yaitu kotak terakhir. Aturan permainannya, genting dilempar kedalam kotak pertama sampai ke kotak nomer 7 dan kembali lagi ke garis start itulah pemenangnya.
Cublak-cublak suweng
Cublak-Cublak Suweng, permainan ini dilakukan anak-anak lebih dari dua orang dan maksimal 5 orang. Dan untuk menentukan yang kalah dengan cara suit, kemudian yang kalah menjadi meja/punggungnya digunakan untuk meletakkan tangan teman-teman yang lain ketika bernyanyi cublak-cublak suweng. Salah satu anak akan menggunakan biji salak untuk memulai permainan dan diiringi dengan nyanyian :
..cublak-cublak suweng
suwenge teng gulenter
mambu ketumdhuk gudhel
pak gemplong leralere
sapa guyu dheleake
sir-sir pong delek kopong
sir-sir pong dele gosong..
Dengan diikuti tangan digenggam dan telunjuk menunjuk keatas. Kemudian setelah bernyanyi salah satu teman menyembunyikan isi sawo. Selanjutnya anak yang kalah tadi harus menebak teman mana yang menyembunyikan isi sawo tersebut. Apabila bisa menebak dia akan terbebas menjadi meja dan yang membawa biji salak tersebut akan menjadi meja.
..cublak-cublak suweng
suwenge teng gulenter
mambu ketumdhuk gudhel
pak gemplong leralere
sapa guyu dheleake
sir-sir pong delek kopong
sir-sir pong dele gosong..
Dengan diikuti tangan digenggam dan telunjuk menunjuk keatas. Kemudian setelah bernyanyi salah satu teman menyembunyikan isi sawo. Selanjutnya anak yang kalah tadi harus menebak teman mana yang menyembunyikan isi sawo tersebut. Apabila bisa menebak dia akan terbebas menjadi meja dan yang membawa biji salak tersebut akan menjadi meja.
Lompatan
Lompatan adalah permainan yang menggunakan tali dari rakitan karet gelang. Dua orang menjadi pemegang karet, yang lainnya bisa melompat. Apabila tidak bisa melompat, maka dia akanmenjadi pemegang karet selanjutnya.
Bintang mas
4 orang atau lebih menyatukan kaki menjadi sebuah lingkaran. Kemudian menyanyikan
..Bintang mas keluar ada emas yang keluar
Bintang mas keluar ada emas yang keluar..
Yang kakinya tertunjuk ketika lagu selesai pada bisa keluar dan menunggu yang lain, sampai tersisa 1 orang yang akan menjadi penjaga. Penjaga itu akan mengejar pemain lainnya, jika pemain sudah dekat dengan penjaga, pemain tersebut bisa jongkok dan dapat berdiri lagi ketika temannya memegangnya. Apabila tertangkap oleh penjaga maka dialah yang akan menjadi penjaga selanjutnya.
..Bintang mas keluar ada emas yang keluar
Bintang mas keluar ada emas yang keluar..
Yang kakinya tertunjuk ketika lagu selesai pada bisa keluar dan menunggu yang lain, sampai tersisa 1 orang yang akan menjadi penjaga. Penjaga itu akan mengejar pemain lainnya, jika pemain sudah dekat dengan penjaga, pemain tersebut bisa jongkok dan dapat berdiri lagi ketika temannya memegangnya. Apabila tertangkap oleh penjaga maka dialah yang akan menjadi penjaga selanjutnya.
Dakon
Permainan congkak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congkak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congkak atau buah congkak. Umumnya papan congkak terbuat dari kayu dan plastik, sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian, batu-batuan, kelereng atau plastik. Pada papan congkak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain. Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji. Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa. Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain). Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.



Komentar